Penipu SMS ‘Tiket Pesawat Murah’ Juga Pernah Tertipu di Kasus … – Detikcom

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat


Jakarta – Meski hanya lulusan SD, Alias (25) dan Bedu (25) sukses menipu lewat SMS ‘Tiket Pesawat Murah’ selama 3 tahun lamanya. Keduanya memulai bisnis perusahaan abal-abal itu karena pernah tertipu saat membeli tiket dengan layanan serupa.

“Saya pernah memesan tiket murah yang ditawarkan lewat SMS,” kata Alias seperti tertuang dalam putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) yang dilansir website Mahkamah Agung (MA), Jumat (11/4/2014).

Hal itu dialami Alias pada pertengahan 2010 saat hendak pulang ke Makassar, Sulawesi Selatan. Alias lalu menghubungi nomor telepon yang ada di SMS dan memesan tiket pesawat dan membayarnya. Tiga jam sebelum take off, Alias ke bandara Soekarno-Hatta dan menuju loket maskapai penerbangan yang telah dipesannya.

“Ternyata kode booking tersebut belum dibayar dan sudah dicancel sehingga saya harus membeli tiket lagi,” kisah Alias.

Atas pengalaman buruk itu, Alias malah terinspirasi dan mendapatkan ide melakukan hal serupa. Sepulangnya dari Makassar, Alias langsung merekrut karyawan dan menjadikan kontrakan di Cikaret, Bogor sebagai kantor.

Ikut berkomplot dalam bisnis itu Bedu, Subhan, Supriyadi dan Wawan. Bisnis hitamnya berjalan mulus selama 3 tahun lamanya hingga akhirnya diringkus polisi Polda Metro Jaya.

“Modus penjualan tiket murah via SMS dilakukan dengan cara setelah korban mengirim uang, kemudian korban diberikan kode booking fiktif,” ujar Alias mengakui perbuatannya. Atas perbuatannya, Alias dan Bedu dihukum 6 bulan penjara.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program “Reportase Malam” pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(asp/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Source Article from http://news.detik.com/read/2014/04/11/134454/2552241/10/penipu-sms-tiket-pesawat-murah-juga-pernah-tertipu-di-kasus-serupa?991104topnews

Pasca Cheng Beng Tiket Pesawat Kembali Normal – Harian Medan Bisnis – Membangun Indonesia yang Lebih Baik

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat
“Benar, pada saat Cheng Beng harga tiket melambung, tapi sekarang sudah kembali normal, “katanya kepada MedanBisnis di Medan, Kamis (10/4).

Disebutkan, pada saat jelang dan Cheng Beng harga tiket Medan-Jakarta dibanderol Rp1,3 juta, dari harga normalnya hanya Rp 500 ribu. Sedangkan harga tiket Medan-Pekanbaru Rp700 ribu hingga Rp900 ribu, dari harga normalnya hanya Rp350 ribu,” unkapnya.

Hal serupa diakui staf penjualan tiket di Cahaya Travel, Wahdania. Ia mengungkapkan bahwa harga tiket memang sempat mahal akibat banyaknya pemesanan menjelang perayaan Cheng Beng. “Mungkin karena menjelang Cheng Beng, sehingga harga tiket pun mahal, tapi sekarang sudah normal kok bang,” ujarnya seraya menyebutkan harga tiket Lion Medan-Jakarta saat ini harganya Rp 683.700.
(romi irwansyah)

Source Article from http://medanbisnisdaily.com/news/read/2014/04/11/89682/pasca_cheng_beng_tiket_pesawat_kembali_normal/

Ikut Pertemuan di Inggris, Arema Ingin Perkuat Jaringan – Ongisnade

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat

Pertemuan The Stadium Business Summit 2014 benar-benar tidak akan dilewatkan oleh Arema Cronus sebagai bentuk persiapan untuk membangun stadion baru. 

“Ini adalah pertemuan yang penting untuk Arema. Kita bisa meniru stadion-stadion besar dari klub besar dalam pengelolaan bisnis stadion,” tandas CEO Arema Cronus, Iwan Budianto seperti dikutip dari Malang Post.

Dari situs resmi www.stadiumbusinesssummit.com, Arema dan klub-klub peserta bakal mendapatkan banyak program fasilitas, termasuk mendengar workshop dari para pembicara kelas dunia, yang jago dalam manajemen bisnis olahraga. Manager Bisnis dan Marketing Arema, Fuad Ardiansyah yang disebut bakal memimpin wakil Arema di London.

“Kita bakal dapat banyak materi bisnis stadion yang sangat bagus di sana. Kita manfaatkan juga untuk membangun jejaring. Terutama, karena stadion idaman kita yang jadi blueprint untuk stadion Arema, ternyata juga ikut, yakni Emirates Stadium Arsenal,” terang Fuad saat dikonfirmasi.

Meski demikian, biaya yang harus dikeluarkan oleh Arema untuk mengirim delegasi ke London tidak murah. Untuk mengikuti even yang diikuti lebih dari 500 delegasi dari 40 negara dunia itu, manajemen minimal harus merogoh kocek GBP 1195 atau setara Rp 22 juta per orang. Itu tidak termasuk tiket pulang pergi pesawat Indonesia-Inggris.

Namun, manajemen menganggap penting pertemuan ini, sehingga siap mengeluarkan biaya untuk stadion masa depan Arema. “Kita siapkan program untuk dibawa ke London. Kita akan dapat ilmu yang berharga dari para expert bisnis stadion,” pungkas pengusaha susu tersebut. (mia/adi)

Source Article from http://ongisnade.co.id/2014/04/10/ikut-pertemuan-di-inggris-arema-ingin-perkuat-jaringan

Hari ini Pkl. 09:49 WIB – Harian Medan Bisnis – Membangun Indonesia yang Lebih Baik

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat
Di negara maju sendiri, penumpang tidak perlu lagi mengeluarkan uang tunai saat di bandara, untuk sekedar membayar airport tax karena sudah membayar saat membeli tiket. Apa masalah lamanya proses penggabungan antara tiket dan airport tax untuk semua maskapai di Indonesia?

Direktur Kebandarudaraan, Kementerian Perhubungan, Bambang Tjahjono menerangkan persoalan yang timbul karena operator bandara di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenhub tidak bisa langsung memperoleh uang dari airport tax yang dikumpulkan maskapai. Karena airport tax sangat diperlukan oleh operator bandara untuk membiayai operasional dan pelayanan kepada penumpang.

“Yang menjadi kendala adalah kalau yang namanya di masukkan ke tiket. Itu kan nanti uangnya nggak ke pengelola bandara langsung kan. Dia ke airlines. Ngeluarinnya kapan?” kata Bambang di Kemenhub, Jakarta, seperti dikutip Kamis (10/4).

Persoalan lain yang bisa muncul jika maskapai yang menarik airport tax adalah tiba-tiba berhenti operasi. Ini menjadi pertimbangan lambatnya proses penggabungan airport tax dan tiket.

“Nanti misal ditarik sama airlines terus tiba-tiba airlinesnya bangkrut susah juga. Harus ada lembaga penjaminnya lah,” jelasnya.

Untuk mempercepat proses penggabungan airport tax dan tiket penerbangan, saat ini tengah dirumuskan skema penjaminan, penarikan dan penalangan airport tax oleh pihak ketiga yakni melalui perbankan BUMN. Misal maskapai menarik airport tax, nanti perbankan akan menalangi terlebih dahulu pembayaran airport tax kepada operator bandara. Bank juga bertugas menarik airport tax yang dihimpun maskapai.

“Misal Bank Mandiri atau BNI. Nanti yang collect itu bank. Jadi bank itu bisa menalangi operasional si operator bandara. Ini sedang digodok di BUMN. Kita setuju karena orang juga nggak ribut kenaikan airport tax karena sudah masuk ke tiket,” sebutnya.

Selain menggodok skema penarikan, penalangan dan penjaminan airport tax, Bambang menilai harus ada perubahan peraturan di bandara UPT. Pasalnya setiap penerbangan dari bandara UPT di bawah Kemenhub harus mencatat dan melaporkan setiap hari penerimaan airport tax.

“Di UPT uang yang masuk langsung disetor ke kas negara. Nanti aturannya harus diubah,” terangnya. (dtf)

Source Article from http://medanbisnisdaily.com/news/read/2014/04/10/89494/tak_semua_maskapai_ri_gabungkan_airport_tax_dengan_tiket_kenapa/

Penjualan Tiket Malaysia Airlines Anjlok – The Wall Street Journal Indonesia

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat
Joshua Paul for Wall Street Journal
CEO Malaysia Airlines Ahmad Jauhari Yahya dalam wawancara di Kuala Lumpur, 5 April 2014.

KUALA LUMPUR – CEO Malaysia Airlines, Ahmad Jauhari Yahya, Sabtu kemarin mengatakan hilangnya pesawat MH370 sekitar sebulan lalu telah berdampak negatif pada penjualan tiket maskapainya.

Namun Ahmad mengatakan Malaysia Airlines kini masih fokus pada kebutuhan keluarga penumpang. Perusahaan menunda evaluasi penuh atas dampak hilangnya MH370 terhadap bisnisnya untuk sementara waktu.

“Fokus utama kami sekarang adalah mengurus keluarga penumpang, dari segi pemenuhan kebutuhan emosional dan finansial mereka,” kata Ahmad dalam sebuah wawancara. “Penting bagi kami untuk menyediakan jawaban bagi mereka dan juga dunia.”

Malaysia Airlines harus bertahan melalui krisis dan menemukan sejumlah resolusi sebelum maju ke depan, kata Ahmad.

Perusahaan mencoba mengambil pelajaran dari insiden ini. Namun maskapai itu belum yakin kapan dapat mulai mengambil tindakan untuk memperbaiki citranya dan kembali promosi di pasar. Malaysia Airlines akan berkonsultasi dengan pemerintah dan pemegang saham lainnya untuk membuat keputusan kapan akan kembali fokus ke bisnis, kata Ahmad.

“Kami masih harus menjalankan maskapai, menjual tiket, menerbangkan penumpang,” kata Ahmad. “Situasi ini tidak mudah bagi kami, terutama bagi mereka yang kehilangan temannya.”

Menurut Ahmad, penjualan tiket anjlok setelah MH370 – yang mengangkut 239 penumpang, sebagian besar warga Cina – hilang pada 8 Maret lalu. Salah satu penyebab penurunan ini adalah Malaysia Airlines menghentikan sementara semua iklan usai insiden.

Ahmad tidak menjelaskan dengan spesifik soal nilai penurunan penjualan tiket atau dampak insiden ini terhadap finansial maskapai.

“Kita hanya dapat menengok ke sejarah untuk melihat dampak [sebuah insiden] bagi maskapai bereputasi. Normalnya ada penurunan. Namun umumnya maskapai itu pulih dengan bertahap dan pada akhirnya bangkit dengan penuh,” kata Andrew Herdman, direktur umum Asosiasi Maskapai Asia Pasifik, kepada The Wall Street Journal.

Malaysia Airlines dikelola oleh Malaysian Airline System Bhd. Mayoritas sahamnya dimiliki oleh lembaga pengelola dana pensiun pemerintah Malaysia. Sebelum MH370 hilang, Malaysia Airlines telah kesulitan mengurangi pengeluaran dan menghadapi tantangan dari sejumlah maskapai tarif murah yang bermunculan di Asia Tenggara. Maskapai itu mencatatkan kerugian 1,17 miliar ringgit pada 2013, meroket dari kerugian 433 juta ringgit pada 2012 meski lebih rendah dari kerugian 2011 yang sebesar 2,5 miliar ringgit.

—Dengan kontribusi dari Mark Magnier, Richard C. Paddock, dan James Hookway.

Source Article from http://indo.wsj.com/posts/2014/04/06/penjualan-tiket-malaysia-airlines-anjlok/

Pemilu Legislatif 9 April, Bank Mandiri Libur Layani Nasabah – Liputan6.com

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat

Liputan6.com, Jakarta Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, PT Bank Mandiri Tbk menutup sementara operasional perbankan pada 9 April 2014.

Ini bertepatan dengan pemilihan umum legislatif Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sehingga seluruh pegawai dapat menggunakan hak pilihnya.  

“Seiring dengan keputusan Bank Indonesia (BI) yang meniadakan kliring serta untuk mendukung kelancaran pemilu, kami meliburkan kegiatan operasional pada 9 April ini,” kata Corporate Secretary Bank Mandiri, Nixon L.P. Napitupulu dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (6/4/2014).

Dikatakan dia, Bank Mandiri tetap akan menyiagakan jaringan elektronik seperti ATM, internet banking dan mobile banking, SMS banking dan phone banking untuk memenuhi kebutuhan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan.

Saat ini, nasabah Bank Mandiri dapat melakukan transaksi melalui lebih dari 12 ribu jaringan mandiri ATM yang tersebar di seluruh Indonesia. ”Kami ingin memastikan kenyamanan nasabah dalam melakukan transaksi di seluruh ATM Bank Mandiri tetap terjaga,” ujar Nixon.

Layanan perbankan 24 jam dapat digunakan nasabah untuk melakukan transaksi berupa informasi rekening, transfer, pembayaran listrik, air, telepon, kartu kredit, tiket pesawat dan kereta api, pajak, pendidikan, asuransi, televisi berlangganan, internet dan pembelian isi ulang pulsa.


(Agustina Melani)

Source Article from http://bisnis.liputan6.com/read/2033241/pemilu-legislatif-9-april-bank-mandiri-libur-layani-nasabah

Penumpang Pesawat Bisa Diduga Teroris Bila Tiket Tak Sesuai … – Tribunnews

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG – Ini peringatan bagi siapa pun yang memesan tiket pesawat terbang. Jika nama dalam tiket tersebut tidak sesuai dengan nama pada kartu identitas Anda, petugas bandara berhak menolak tiket tersebut atau bahkan mencurigai Anda sebagai teroris.

General Affairs Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudhis Tiawan mengatakan, sejak Februari 2014, PT Angkasa Pura II menerapkan pemeriksaan ketat terhadap calon penumpang pesawat. Bila tiket tidak sesuai identitas penumpang, maka penumpang ditolak naik pesawat.

“Petugas keamanan bandara berhak menolak penumpang yang tidak memiliki ID atau ID tidak sesuai nama yang tertera dalam tiket. Bila ID tidak sesuai, penumpang tersebut bisa dicurigai sebagai terduga teroris,” kata Yudhis, Jumat (4/4/2014).

Menurut Yudhis, kebijakan ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan penerbangan dan pengamanan bandara. Bila penumpang ingin menggunakan jasa pesawat, maka diwajibkan melengkapi dokumen yakni tiket dan kartu identitas. Penumpang bisa menunjukkan salah satu ID yang diakui secara hukum, seperti KTP, kartu keluarga, paspor, atau SIM. Selain itu, penumpang juga dapat menunjukkan kartu ATM bila namanya tertera di kartu tersebut.

Yudhis mengatakan, sejak 21 Februari 2014 hingga saat ini, tercatat sebanyak 150 penumpang ditolak naik pesawat karena tidak memiliki ID atau ID berbeda dari nama penumpang dalam tiket. Bila penumpang tidak memiliki dokumen lengkap, maka calon penumpang akan dilarang check in maupun naik pesawat.

Selain itu, penumpang uang tak memiliki identitas sama dengan tiket pesawat tidak akan mendapatkan asuransi bila terjadi musibah dalam penerbangan. Penumpang tersebut juga tidak akan mendapatkan kompensasi bila pesawat delay. Jika barang di bagasi hilang atau rusak, maka penumpang tidak bisa mengklaim atau mendapatkan ganti rugi.

“Apabila dilakukan dengan tertib, penumpang yang diuntungkan. Selain itu, ini juga untuk menghilangkan praktik percaloan di bandara,” ujar Yudhis.

Yudhis membantah bila peningkatan pemeriksaan identitas calon penumpang terkait hilangnya pesawat MH370 milik Malaysia Airlines. Ia mengatakan, hilangnya pesawat MH370 itu merupakan sebuah peringatan bagi PT Angkasa Pura untuk semakin meningkatkan keamanan bandara dan penerbangan.

Namun, kata dia, pemeriksaan secara ketat terhadap penumpang sudah dilakukan jauh hari sebelum MH370 hilang dan telah diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan serta Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 31 Tahun 2013 tentang Keamanan Penerbangan Nasional.(Yohanes Debrito Neonnub)

Source Article from http://www.tribunnews.com/bisnis/2014/04/04/penumpang-pesawat-bisa-diduga-teroris-bila-tiket-tak-sesuai-identitas

Bandara Soekarno-Hatta Tolak Penumpang Tanpa KTP – Tempo.co

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat

TEMPO.CO, Tangerang – Periksa kelengkapan identitas Anda, termasuk kartu tanda penduduk (KTP), saat membeli tiket pesawat di Bandara Soekarno-Hatta. Sebab, pengelola Bandara Soekarno-Hatta bakal menolak calon penumpang yang tidak membawa KTP. (Baca: Airpot Tax Naik, Bagaimana Pelayanan Bandara?).

Menurut Manajer Umum PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Soekarno-Hatta, Yudis Tiawan, hal ini dilakukan demi keamanan penerbangan dan menekan jumlah calo. “Ini adalah bentuk edukasi penumpang. Sebab, setiap hari ada saja penumpang yang namanya di boarding pass berbeda dengan KTP,” kata Yudis kepada Tempo, Kamis, 3 April 2014.

Data Angkasa Pura II menyebutkan selama 1,5 bulan terakhir ada 134 penumpang terpaksa ditolak naik pesawat. Sebab, mereka membeli tiket yang tidak sesuai dengan identitas dalam KTP. Selain KTP, pengelola bandara juga mengecek daftar kartu keluarga, surat izin mengemudi (SIM), dan paspor. Hasilnya tetap tidak sama. (Baca juga: Harga Tiket Naik, Penumpang Pesawat Turun).

Yudis mengatakan pencocokkan data boarding pass dengan KTP dilakukan demi kepentingan penumpang. Para penumpang, kata dia, akan merugi jika tiket yang dia beli tidak sesuai dengan identitasnya. “Misalnya, jika terjadi musibah, dia tidak akan mendapatkan asuransi apa pun.”

Selain asuransi, kata Yudis, penumpang juga tidak bisa mengklaim atau menuntut ganti rugi jika terjadi kerusakan atau kehilangan barang di bagasi. Penumpang juga tidak akan mendapatkan kompensasi keterlambatan penerbangan (delay). (Baca juga: Sulitnya Dapat Tiket di Libur Panjang).

AYU CIPTA

Berita Terpopuler
Sering Marah-marah, Berapa Tensi Ahok?
Nyaris Separuh Pemilih Inginkan Jokowi Presiden
Jokowi: Tak Dikawal pun Saya Merasa Aman
Keluarga Berlusconi Jual Sahamnya di AC Milan

 

 

Source Article from http://www.tempo.co/read/news/2014/04/03/090567623/Bandara-Soekarno-Hatta-Tolak-Penumpang-Tanpa-KTP

Beli Tiket Lewat Calo, 134 Penumpang Ditolak Naik Pesawat – Liputan6.com

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 134 calon penumpang dari berbagai maskapai penerbangan di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) ditolak naik ke pesawat.  Hal itu terjadi lantaran tiket sang calon penumpang berbeda dengan identitas aslinya, seperti KTP, Kartu Keluarga, SIM atau Paspor.

General Affair Manager Bandara Internasional Soetta, Yudis Tiawan mengatakan, para calon penumpang yang ditolak naik pesawat itu demi keamanan penerbangan. Langkah ini juga merupakan salah satu upaya Pengelola Bandara/PT Angkasa Pura II  dalam memberantas praktek percaloan di Bandara Soetta.

“Setiap hari ada saja penumpang yang nama di-boardingpass-nya berbeda dengan ID penumpang tersebut. Tentu saja ini merugikan penumpang itu sendiri,” ujar Yudis dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/4/2014).

Yudis menyatakan, 134 penumpang yang nama di-boardingpass-nya berbeda dengan ID itu didapati saat pemeriksaan sejak 21 Februari 2014 hinggga 1 April 2014

Adapun dasar PT Angkasa Pura II melakukan pemeriksaan boardingpass yakni SKEP Direktorat Jenderal  Perhubungan Udara dengan Nomor 2765/XI/2010 tentang tata cara pemeriksaan orang perseorangan, barang dan crew yang diangkut dengan pesawat sipil.  

“Dalam SKEP tersebut pada Pasal 5 tertulis, pemeriksaan keamanan sebagaimana dimaksud pada pasal 2 ayat 2 dilakukan oleh personel keamanan bandara,” ujar Yudis.

Sedangkan bunyi Pasal 2 Ayat 2 disebutkan,  setiap penumpang personel pesawat udara dan orang perseorangan, serta barang bawaan harus dilakukan pemeriksaan keamanan.

“Sebab, ada beberapa kerugian yang akan diderita oleh calon penumpang apabila membeli tiket yang namanya tidak sesuai dengan ID yang dimilikinya. Pastikan apabila membeli tiket pesawat namanya sesuai dengan ID,” kata Yudis.

Kerugian-nya antara lain menurut Yudis,  pihak maskapai akan atau wajib menolak apabila ada perbedaan nama ditiket dengan identitas penumpang (KTP, SIM, KK atau Paspor).

Kedua, apabila terjadi musibah biasa atau luar biasa dengan pesawat yang digunakan penumpang, maka penumpang tidak akan mendapatkan asuransi apapun.

Ketiga, penumpang tidak bisa mengklaim atau menuntut ganti rugi atas adanya kerusakan atau kehilangan barang di bagasi.
Keempat, penumpang tidak akan mendapat kompensasi apabila terjadi delay yang panjang.

Kelima, pihak keluarga penumpang yang namanya berbeda tidak akan bisa mengetahui posisi penumpang ada atau tidak di dalam penerbangan.

“Jadi tidak terdaftar dalam manifest. Hal yang terburuk adalah calon penumpang/penumpang tersebut bisa jadi salah satu terduga teroris, apabila ada kejadian hilang atau jatuhnya pesawat,” ujarnya.


(Nurseffi Dwi Wahyuni)

Source Article from http://bisnis.liputan6.com/read/2031493/beli-tiket-lewat-calo-134-penumpang-ditolak-naik-pesawat

Harga Tiket Naik, Penumpang Pesawat Turun – Tempo.co

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat

TEMPO.CO, Jakarta – Jumlah penumpang angkutan udara selama Februari 2014 turun dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan jumlah penumpang tidak hanya terjadi di penerbangan domestik tapi juga luar negeri. “Ini akibat ada kecenderungan harga tiket naik,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin, Selasa, 1 April 2014. (Baca: Inflasi Rendah, BI Tak Kendurkan Kebijakan Moneter)

Selama Februari, menurut catatan BPS, jumlah pemakai angkutan udara domestik pada Februari 2014 sebanyak 4 juta penumpang. Jumlah tersebut turun 17,78 persen dibanding Januari 2014. Penurunan jumlah penumpang juga terjadi untuk tujuan penerbangan luar negeri sebesar 8,82 persen menjadi 1 juta orang.

Kenaikan harga tiket pesawat atas penerapan tarif surcharge atau tarif tambahan sebenarnya baru berlaku pada 1 Maret 2014. Saat itu rata-rata harga tiket pesawat naik 4,17 persen dan punya andil 0,03 persen terhadap inflasi pada bulan ketiga.

Hanya, melemahnya nilai rupiah pada awal tahun ini membuat beban operasional maskapai penerbangan terkerek karena 70 persen biaya maskapai dalam bentuk dolar Amerika Serikat. Walhasil, sebagian maskapai menyesuaikan tarifnya pada bulan itu. “Kenaikan sudah mulai terasa hingga berdampak pada turunnya jumlah penumpang di Februari,” kata Suryamin.

Sebenarnya, secara kumulatif sepanjang Januari-Februari 2014, jumlah penumpang domestik mencapai 9 juta orang atau naik 3,46 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Adapun jumlah penumpang internasional mencapai 2,2 juta orang atau naik 12,01 persen. (Baca juga: Mobil dan Tas Jadi Indikator Penentu Inflasi)

PINGIT ARIA

Terpopuler
Grup Bakrie Akui Belum Punya Duit untuk Lapindo 
Analis: Bakrie Mampu Bayar Korban Lapindo 
Industri Kreatif Perlu Teknik Branding Jitu
PPATK: BI Anggap Valas seperti Pisang Goreng 

Source Article from http://www.tempo.co/read/news/2014/04/02/090567209/Harga-Tiket-Naiki-Penumpang-Pesawat-Turun