Tiket.com Gandeng Garuda Jual Tiket Pesawat – Tribunnews

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Perusahaan travel online, Tiket.com bekerjasama dengan PT Garuda Indonesia Tbk menghadirkan akses layanan pemesanan tiket pesawat Garuda.

Gaery Undarsa, Managing Director Tiket.com mengatakan, penjajakan kerjasama Tiket.com dan Garuda telah dilakukan sejak 2013. Tiket.com menjadi mitra pertama Garuda yang melakukan implementasi sistem keagenan secara online dan mendapatkan akses langsung layanan Garuda untuk semua rute penerbangan.

Menurutnya, seiring dengan perkembangan bisnisnya, tahun 2014 Tiket.com melayani  7.500 rute penerbangan dengan 11 mitra perusahaan penerbangan. Surabaya dan Bali menjadi daerah tujuan yang banyak diminati pelanggan layanan travel online Tiket.com.

Rata-rata pemesanan dari Jakarta, Bandung, dan Surabaya menjadi kontributor terbesar layanan pemesanan tiket penerbangan melalui Tiket.com. Tiket.com menargetkan pertumbuhan pemesanan tiket pesawat di tahun 2014 dapat tumbuh mencapai 100 persen dibandingkan tahun 2013.
 
“Dengan rute penerbangan yang beragam dan layanan maksimal dari Garuda, Tiket.com yakin kemitraan dengan Garuda Indonesia menjadi langkah strategis untuk tumbuh bersama dari sisi bisnis.  Selama soft launching, pemesanan tiket Garuda Indonesia di Tiket.com bahkan mengalami kenaikan hingga 30 persen,” kata Gaery Undarsa dalam rilisnya.

Hingga tahun 2014, sebanyak 1,5 juta pelanggan Tiket.com telah menggunakan layanan travel online-nya, dan 40 persen dari jumlah pelanggan tersebut melakukan transaksi secara aktif untuk memenuhi setiap kebutuhan rencana perjalanan wisata dan bisnisnya.

Selain mengembangkan layanan pelanggan 24 jam, kini Tiket.com juga dapat diakses dimana dan kapan saja oleh pengguna gadget berplatform iOS versi 7.0 dan Android versi 4.0 ke atas. Aplikasi mobile Tiket.com dapat diunduh secara gratis melalui mobile apps untuk memudahkan pengguna Tiket.com dalam merencanakan perjalanan wisata maupun perjalanan bisnisnya.

Source Article from http://www.tribunnews.com/bisnis/2014/10/10/tiketcom-gandeng-garuda-jual-tiket-pesawat

Jurus Garuda Indonesia Dongkrak Penjualan Tiket – Liputan6.com

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan jasa travel online Tiket.com meneken perjanjian kerja sama dengan PT Garuda Indonesia Tbk. Dengan kesepakatan ini, Tiket.com resmi menghadirkan akses layanan pemesanan tiket Garuda Indonesia untuk seluruh penggunaan layanan travelnya.

Managing Director Tiket.com, Gaery Undarsa mengatakan, perjanjian ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat bisnis kedua belah pihak.

“Garuda Indonesia mendapat akses kemudahan pemesanan tiket melalui Tiket.com. Di sisi lain Tiket.com memperkuat layanan pelanggannya dengan pilihan penerbangan terbaik,” kata dia di Jakarta, Jumat (10/10/2014).

Dia menjelaskan, kerja sama dengan maskapai Garuda Indonesia bukanlah sesuatu yang baru bagi Tiket.com. Industri kreatif ini telah melakukan penjajakan kerja sama mulai 2013. Tiket.com telah menjadi mitra pertama Garuda Indonesia yang menjalankan sistem keagenan secara online. Dengan kerja sama ini, ia menuturkan, akan ada penawaran menarik untuk para pelanggan.

“Selain harga pemesanan tiket Garuda Indonesia yang kompetitif, pengguna layanan tiket juga mendapatkan poin untuk potongan harga pada transaksi selanjutnya di Tiket.com dan diskon lainnya seperti pemesanan hotel melalui Tiket.com,” lanjut dia.

Berdasarkan keterangan yang diterbitkan tiket pesawat menyumbang 60 persen total transaksi di Tiket.com pada 2013. Pada 2014, Ticket.com melayani 7.500 rute penerbangan dengan 12 mitra perusahaan penerbangan.

“Kami turut bangga dapat mendukung Garuda Indonesia sebagai maskapai penerbangan nasional yang memberikan lanyanan skala internasional,” tandas dia. (Amd/Ahm)

Credit:
Agustina Melani

Source Article from http://bisnis.liputan6.com/read/2117079/jurus-garuda-indonesia-dongkrak-penjualan-tiket

KPPU Kaji Harga Tiket Pesawat Saat Lebaran – Okezone

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat



KPPU Kaji Harga Tiket Pesawat Saat Lebaran. (Ilustrasi foto: Reuters)
KPPU Kaji Harga Tiket Pesawat Saat Lebaran. (Ilustrasi foto: Reuters)

JAKARTA - Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) mencatat pada era 2000-an telah berhasil mengusulkan kebijakan penghapusan tarif batas bawah terhadap industri penerbangan di Indonesia. Dengan demikian, maka tiket pesawat dapat lebih murah.

Direktur Pengkajian Kebijakan dan Advokasi KPPU, Taufik Ahmad, mengatakan abhwa kebijakan tersebut ditujukan untuk menghindari adanya permainan harga penjualan tiket atau kartel pada industri penerbangan di Indonesia.

“Fakta bahwa tarif ditetapkan oleh Inaca, tapi penetapan tarif didelegasikan oleh Kementerian Perhubungan. KPPU memberikan saran, kemudian pemerintah menetapkan batas atas saja, apa yang jadi deregulasi penerbangan dibuka banyak masuk,” kata Taufik di Kantornya, Jakarta, Senin (29/9/2014).

Dia menambahkan, keberhasilan rekomendasi KPPU dalam menghapuskan tarif batas bawah tersebut membuat bisnis penerbangan di Indonesia semakin ramai, salah satunya adalah low cost carrier (LCC).

“Ada penurunan tarif sampai 50 persen. Misal tarif Jakarta-Surabaya dari Rp700 ribu. Lion Air bisa pasang Rp350 ribu. Enggak dibayangkan kalau nggak dihapus. Rute perintis juga akhirnya bisa diterbangi,” tambahnya.

Rekomendasi yang diusulkan KPPU itu pun, lantaran banyaknya maskapai penerbangan yang mengambil untung besar, namun bisnisnya tak kunjung besar pula. “Biaya 1/4 tapi tarif dua kali lipatnya, tapi aneh maskapai keruk untung besar, namun enggak ada yang hidup,” ungkapnya.

Menurutnya, usai dihapuskannya tarif batas bawah, Kementerian Perhubungan menetapkan tarif refrensi yang berdasarkan pada komponen biaya yang dikeluarkan oleh maskapai penerbangan itu sendiri.

Meski demikian, KPPU menilai penerapan tarif batas atas masih perlu diterapkan sebagai upaya perlindungan konsumen di saat kondisi tertentu.

“Ketika ada satu rute dilayani satu atau dua maskapai. Itu konsumen harus dilindungi. Jangan dieksploitasi. Saat demand luar biasa seperti saat hari raya raya atau liburan,” pungkasnya.
(mrt)









Source Article from http://economy.okezone.com/read/2014/09/29/320/1045987/kppu-kaji-harga-tiket-pesawat-saat-lebaran

Diatur Pemerintah, Berapa Harga Tiket Murah LCC? – Tempo.co

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat

TEMPO.CO , Jakarta :P enerapan tarif batas bawah oleh pemerintah, membuat harga tiket pesawat murah dan maskapai yang menyediakan pelayanan penuh atau full service, tak berbeda jauh. Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Penjualan Tiket Penerbangan Indonesia (Astindo), Pauline Suharno mengatakan kebijakan ini kemungkinan akan membuat perbedaan harga tiket Rp 50 ribu – 100 ribu. (Baca : Garuda: Harga Tiket Tidak Akan Langsung Melambung)

Meski perbedaan harga tak terlalu jauh, kata Pauline, kebijakan ini dinilai tak mempengaruhi terhadap industri penerbangan. Bisnis tiket juga diyakini tak terguncang. “Masing-masing pelanggan sudah memiliki preferensi,” kata Pauline saat dihubungi Tempo, Rabu, 24 September 2014. (Baca:Kenaikan Tarif Batas Atas, Ini Kata Garuda)

“Agen travel lebih senang menjual tiket maskapai yang dilengkapi Bank Settlement Plan (BSP),” ucapnya. Di Indonesia, maskapai-maskapai yang sudah menerapkan sistem itu adalah Garuda Indonesia serta Indonesia AirAsia, untuk rute domestik. (Baca:Tarif Batas Atas Baru Pesawat Segera Disahkan)

Kementerian Perhubungan segera menerapkan ketentuan batas atas tarif maskapai penerbangan. PT Indonesia AirAsia menyampaikan keberatan atas kebijakan tersebut. “Kami akan review rute domestik Indonesia AirAsia,” kata Presiden Direktur Indonesia AirAsia Sunu Widyatmoko kepada Tempo, Senin, 22 September 2014.

Ia menjelaskan, meski sudah mengajukan keberatan, AirAsia tetap akan melakukan antisipasi. Dalam melakukan review rute domestik, maskapai ini akan menghindari rute-rute yang juga dilayani oleh maskapai full service.

“Ini bukan perkara gampang, karena ketersediaan slot juga terbatas, terutama dari Bandara Soekarno-Hatta,” ucapnya. Sunu menjelaskan, ketentuan batas bawah ini sebenarnya bertujuan menyehatkan maskapai agar tidak terjadi saling banting harga, dengan memperhatikan tingkat keterisian penumpang atau load factor.

AirAsia menilai seharusnya batas bawah maskapai berbiaya rendah atau low cost carrier (LCC) dan maskapai full service diterapkan secara proporsional. Sunu mengungkapkan, seharusnya batas bawah LCC lebih rendah, sehingga masih bisa melakukan promosi untuk jangka waktu tertentu.

“Misalnya, calon penumpang yang membeli tiket dua hingga tiga pekan sebelum tanggal penerbangan, bisa memperoleh harga promo,” kata dia. Sunu menyebut tidak ada negara lain yang menerapkan batas tarif seperti di Indonesia. Bahkan, ia melanjutkan, selama ini pun Indonesia tidak menerapkan batas bawah tarif penerbangan.

Pemerintah menyatakan segera menerapkan ketentuan batas bawah tarif maskapai penerbangan. “Jika maskapai menjual tiket di bawah 50 persen dari batas atas, harus mengajukan izin tertulis kepada Direktur Jenderal Perhubungan Udara,” kata Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmodjo.

Penerapan kebijakan ini dilakukan bersamaan dengan ketentuan mengenai batas atas tarif pesawat. Menurut Djoko, ketentuan batas bawah tersebut tidak akan merugikan LCC.

MARIA YUNIAR

Source Article from http://www.tempo.co/read/news/2014/09/25/090609508/Diatur-Pemerintah-Berapa-Harga-Tiket-Murah-LCC

Bisnis Penjualan Tiket Pesawat Masih Menjanjikan – SINDOnews.com

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat

Yulia Savitri

Kamis,  25 September 2014  −  03:29 WIB

Bisnis Penjualan Tiket Pesawat Masih Menjanjikan

PALEMBANGProspek bisnis online di bidang agen penjualan tiket pesawat di Palembang dinilai masih sangat besar dan menjanjikan. Mengingat tiket perjalanan saat ini bukan lagi sebuah barang mewah namun kebutuhan masyarakat.

Direktur PT MMBC Tour & Travel, Zulkarnaini mengatakan, besarnya peluang bisnis di bidang ini diukur dari pangsa pasarnya yang semakin banyak. Apalagi saat ini maskapai-maskapai nasional mulai membuka rute-rute baru dari dan menuju Palembang. Ditambah banyaknya gelaran event besar yang menjadikan Palembang sebagai tuan rumah dan kegiatan bisnis semakin luas.

“Banyak faktor yang mendukung bisnis penjualan tiket ini terus bertumbuh, pastinya masih tetap menjanjikan,” ungkap Zulkarnaini di Palembang, Rabu (24/9/2014).

Tidak hanya itu, menurutnya, pertumbuhan bisnis penjualan tiket dipastikan akan bertahan bahkan terus berkembang selama pemerintahan daerah masih memberlakukan perjalanan dinas. Sebab, untuk ukuran di daerah masih didominasi dari pemerintahan sebanyak 60%. Sisanya masyarakat umum. “Dalam artian perjalanan dinas untuk pejabat, PNS, ataupun anggota dewan,” terang dia.

Penulis buku ‘Bongkar Rahasia Sukses Bisnis Tour & Travel’ ini menjelaskan, peluang besar ini bisa dimanfaatkan siapa saja. Asalkan bisa mengakses interneet, mereka yang tertarik bisa menjadi agen penjualan tiket online.

Diakuinya, online tiketing bisa menjadi ancaman bagi agen travel konvensional. “Sudah masanya memanfaatkan teknologi yang semakin berkembang. Saya dulu pemilik travel konvensional dengan omset Rp30juta perbulan, kini dengan sistem online bisa Rp70miliar perbulan,” beber Zulkarnaini.

Untuk usaha MMBC sendiri, saat ini sudah tercatat 36.000 agen di seluruh wilayah. Tahun lalu masih sekitar 25.000 agen. Sementara di Palembang baru ada 100 agen yang mulai beroperasional pada 2011. “Target saya untuk Palembang sebanyak 500-1000 agen,” cetusnya.

Sementara itu, Pemilik PT Lovina Tour & Travel Palembang, Anita Silviani menuturkan, targetnya perbulan dalam penjualan tiket online sebesar Rp300 juta. Sebagai distributor, dia membawahi sekitar 20 agen penjualan tiket yang terdiri dari karyawan hingga ibu rumah tangga.

“Untuk menjadi agen pun tidak ada syarat khusus, hanya perlu siapkan modal kerja Rp3jutaan, langsung dapat website travel dan sistemnya, serta mendapat pelatihan. Peluang bisnis ini sangat bagus,” kata dia.

Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sumsel, Anton Wahyudi menegaskan, pembelian tiket online memang hanya dijalani masyarakat yang sudah paham teknologi. Banyaknya pun menurutnya hanya sekitar 10%. “Selain masalah paham internet, masyarakat juga masih mempertimbangkan jaminan refund tiket,” ulasnya.

(gpr)

views: 490x

Source Article from http://ekbis.sindonews.com/read/904882/34/bisnis-penjualan-tiket-pesawat-masih-menjanjikan

Tak Ada Lagi Tiket Murah untuk Penerbangan Lokal – Tempo.co

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Asosiasi Maskapai Penerbangan Indonesia (Indonesia Air Carrier Asociation/INACA) Arief Wibowo mengatakan kenaikan tarif batas atas pesawat yang akan diberlakukan mulai Oktober 2014 hanya berlaku untuk penerbangan domestik. “Tidak berkaitan dengan penerbangan internasional,” kata Arief kepada Tempo, Rabu, 24 September 2014.

Menurut Arief, kenaikan harga batas atas dilakukan sesuai dengan permintaan dan ketersediaan (supply dan demand). Dia mengatakan ada kenaikan harga, terutama di hari besar serta jam tertentu saat volume penumpang pesawat penuh. Namun, kata Arief, kenaikan harga tiket tidak akan menyebabkan penurunan jumlah pesawat. “Tapi kebijakan ini membantu meningkatkan pendapatan maskapai,” ujarnya. (Baca:Pemerintahan SBY Berakhir, Tarif Angkutan Naik)

Sebelumnya, INACA mendesak agar tarif batas atas pesawat dinaikkan hingga 25 persen dari yang berlaku saat ini. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar dan meningkatnya harga avtur menjadi penyebab kenaikan harga. Usulan ini telah diajukan sejak 2013, tapi pemerintah hanya menetapkan surcharge atau biaya tambahan 10 persen sebagai kebijakan transisi.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmojo mengatakan kenaikan tarif batas atas pesawat segera ditandatangani. Menurut Djoko, kenaikan tarif batas atas itu sekitar 10 persen dari tarif batas atas saat ini. Angka itu merupakan hasil perhitungan Kementerian dengan mengacu pada asumsi kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sebesar Rp 13 ribu. “Januari lalu kami sudah keluarkan surcharge dengan hitungan kurs dolar Rp 12 ribu dan harga avtur Rp 12 ribu,” kata Djoko.(Baca: Tarif Pesawat Akan Naik, Apa kata Maskapai?)

Sebenarnya, kata Djoko, surcharge yang diterapkan sudah cukup untuk menutup ongkos operasional maskapai. Namun, karena maskapai terus mendesak kenaikan tarif batas atas, Kementerian kemudian membuatkan alternatif dengan asumsi kurs dolar Rp 13 ribu, tetapi harga avtur tetap Rp 12 ribu per liter. “Setelah dihitung, kenaikannya jadi 10 persen,” kata Djoko.

AISHA SHAIDRA

Terpopuler:
Tiga Tudingan Miring Anas kepada Keluarga SBY
Bantu TNI, Tahir: Tak Ada Makan Siang Gratis
Panas-panasan, Berapa Honor SPG Cantik IIMS 2014?

Source Article from http://www.tempo.co/read/news/2014/09/24/090609302/Tak-Ada-Lagi-Tiket-Murah-untuk-Penerbangan-Lokal

Airport Tax Masuk Harga Tiket Pesawat Segera Direalisasikan – VIVA.co.id

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat

VIVAnews - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) segera merealisasikan passenger service charge (PSC), atau airport tax yang masuk dalam harga tiket pesawat.

Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Santoso Eddy Wibowo, mengatakan, Kemenhub sudah menyetujui penggabungan airport tax ke dalam harga tiket.

“Sudah dikeluarkan izin dari Kemenhub, agar PSC digabung sama tiket. Hari ini izin sudah keluar,” ujar Eddy di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin 22 September 2014.

Eddy mengatakan, pelaksanaan penggabungan airport tax ke dalam harga tiket, tergantung pelaksana yaitu dalam hal ini perusahaan maskapai penerbangan dengan operator yaitu PT. Angkasa Pura.

“Pelaksanaannya tinggal tergantung operator. Mereka kan tinggal bagaimana berundingnya. Itu kan terkait dengan banknya. Proses bisnisnya, yang kita nggak bisa masuk lagi,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, mengimbau bahwa PSC, atau airport tax segera digabung dengan tiket. Sebab, aturan itu memudahkan calon penumpang karena bisa langsung dibayar saat orang membeli tiket pesawat.

Menurut dia, penggabungan itu harus terlaksana maksimal akhir tahun ini. 

Menindaklanjuti itu, Kemenhub melalui SKEP Ditjen Perhubungan Udara No. 447 Tahun 2014, menetapkan pemberhentian pungutan airport tax. Aturan itu sudah disampaikan ke pengelola bandara dan pihak maskapai. Dalam waktu dekat, semua maskapai akan menggabungkan airport tax dan tiket. (art)

Source Article from http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/540771-airport-tax-masuk-harga-tiket-pesawat-segera-direalisasikan

Harga Tiket Pesawat Diusulkan Naik 23 Persen – Tempo.co

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat

TEMPO.CO, Jakarta – Asosiasi Maskapai Penerbangan Indonesia (Indonesia Air Carrier Asociation/INACA) mengajukan kenaikan tarif batas pesawat hingga 23 persen. Menurut Ketua INACA Arief Wibowo, kenaikan tarif tersebut disesuaikan dengan penurunan kurs rupiah yang menyebabkan melambungnya biaya operasional maskapai. “Kami sudah mengajukan usulan ini kepada pemerintah,” kata Arief kepada Tempo, Selasa, 9 September 2014. (Baca: Pemerintahan SBY Berakhir, Tarif Angkutan Naik)

Menurut Arief, usulan kenaikan tersebut telah diajukan sejak 2013 melalui mekanisme peninjauan tarif batas atas. Namun, ujar dia, pemerintah hanya menetapkan surcharge atau biaya tambahan 10 persen sebagai kebijakan transisi.

Setelah diberlakukan, Arief menilai tarif surcharge tersebut belum sepenuhnya menutupi biaya operasional sepenuhnya karena kurs rupiah masih berfluktuasi dan harga avtur melambung hingga Rp 12 ribu per liter. “Paling tidak, kenaikan tarif sama dengan rupiah dan avtur yang mendekati 23 persen,” tuturnya. (Baca: Usai Surcharge, Tarif Batas Atas Pesawat Akan Naik)

Dalam acara peluncuran buku Transformasi Garuda: From One Dollar to billion Dollars Company di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Evert Erenst Mangindaan mengatakan kenaikan tarif batas adalah kebijakan yang belum dia penuhi selama menjabat sebagai Menteri Perhubungan. “Saya punya utang menaikkan tarif,” kata Mangindaan. (Baca: Tarif Baru Penerbangan Ditetapkan Setelah Lebaran)

Kepada Tempo, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Julius Adravida Barata menuturkan kenaikan tarif batas atas pesawat tengah dipersiapkan. Pemerintah, ujar dia, terus mengikuti perkembangan harga avtur dan nilai tukar rupiah sebelum menentukan proporsi kenaikan tarif, “Minimal hingga akhir bulan ini.”

Barata beralasan, pemerintah khawatir proporsi kenaikan tarif tidak tepat jika ditetapkan saat dua parameter penentunya masih befluktuasi. “Takut terlalu rendah atau malah terlalu tinggi,” kata Barata. (Baca: Tarif Pesawat Akan Naik, Apa Kata Maskapai?)

SUTJI DECILYA


Berita Terpopuler
UU Pilkada Sah, Koalisi Prabowo Borong 31 Gubernur
Temui Mega, Risma Tak Bersedia Jadi Menteri Jokowi
Begini Peta Kekuatan Jokowi-Prabowo di DPR
Begini Cara Jack The Ripper Membunuh Korbannya
Jack The Ripper Ternyata Tukang Cukur Polandia

Source Article from http://www.tempo.co/read/news/2014/09/09/090605493/Harga-Tiket-Pesawat-Diusulkan-Naik-23-Persen

Konsumen RI Gunakan Situs Online untuk Beli Tiket Pesawat – Liputan6.com

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat

Liputan6.com, Jakarta - Transaksi belanja online atau e-commerce di Indonesia menunjukan tren terus meningkat. Laporan hasil studi e-commerce yang dirilis oleh perusahaan penyedia informasi dan insights konsumen, Nielsen, mengungkapkan pembelian melalui situs online menjadi cara transaksi yang nyaman.

Executive Director Consumer Insights Nielsen Indonesia, Anil Antony mengatakan, dari hasil survei yang telah dilakukan, terungkap konsumen Indonesia paling banyak melakukan transaksi online untuk keperluan jasa perjalanan atau traveling dengan persentase mencapai 55 persen.

“Sekitar setengah dari konsumen Indonesia berencana untuk membeli tiket pesawat secara online,” ujar Anil dalam konferensi pers di Kantor Nielsen Indonesia, Jakarta, Rabu (3/9/2014).

Selain untuk pemesanan tiket pesawat, transaksi online juga banyak digunakan untuk pemesanan hotel dan biro perjalanan sebesar 46 persen, diikuti dengan pembelian bukiu elektronik atau e-book sebesar 40 persen, membeli pakaian, aksesoris dan sepatu sebesar 37 persen dan membeli tiket acara sebesar 34 persen.

“Jadi empat lebih dari sepuluh konsumen Indonesia berencana membeli ebook, hampir empat dari sepuluh konsumen membeli pakaian dan sejenisnya, serta sepertiga konsumen membeli tiker acara seperti tiket bioskop, pertunjukan, pameran dan pertandingan olahraga,” jelasnya.

Sekadar informasi, The Nielsen Global Survey of E-Commerce mensurvei lebih dari 30 ribu konsumen di 60 negara kawasan Asia Pasifik, Eropa, Amerika Latin, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Utara.

Sampel yang digunakan memiliki kuota berdasrkan usia dan jenis kelamin untuk setiap negara berdasarkan pengguna internet dan telah dipertimbangkan untuk dapat mewakili konsumen internet. (Dny/Ahm)

 

*Bagi Anda yang ingin mengikuti simulasi tes CPNS dengan sistem CAT online, Anda bisa mengaksesnya di Liputan6.com melalui simulasicat.liputan6.com. Selamat mencoba!

Credit:
Agustina Melani

Source Article from http://bisnis.liputan6.com/read/2100458/konsumen-ri-gunakan-situs-online-untuk-beli-tiket-pesawat

TIKET PESAWAT MURAH Sriwijaya Air Tawarkan Tarif Promo dari … – Solopos

Bisnis Tiket Pesawat Online Klik Gambar Untuk Daftar Bisnis Tiket Pesawat

Solopos.com, BALIKPAPAN–Anda yang tinggal di Balikpapan ingin bepergian menggunakan pesawat? Tiket pesawat murah kali ini bisa menjadi alternatif pilihan. Maskapai Sriwijaya Air menawarkan tiket harga promo untuk lima rute tujuan dari Balikpapan untuk jadwal penerbangan pada awal September ini.

Marketing Supervisor Sriwijaya Air Cabang Balikpapan Fahmil Jaya Pratama mengatakan lima rute tujuan penerbangan tersebut yakni Palu, Surabaya, Makassar, Jakarta dan Yogyakarta.

Dia menyebutkan pascalebaran, penjualan tiket memasuki periode low season sehingga banyak maskapai yang menggeber promo.

“Ini salah satu strategi kami karena memang pada rute – rute tersebut cukup banyak pesaingnya,” ujarnya kepada JIBI/Bisnis, Minggu (31/8/2014).

Adapun, harga tiket yang ditawarkan yakni mulai Rp337.200 per pax untuk rute Balikpapan – Palu. Sementara untuk rute Balikpapan-Surabaya dan Balikpapan – Makassar, harga tiketnya dipatok mulai dari Rp381.200 per pax dan Rp450.500 per pax. Rute Balikpapan – Jakarta dan Balikpapan – Yogyakarta dibanderol harga lebih tinggi yakni mulai Rp591.300 per pax dan Rp578.100 per pax.

Kecenderungan penumpang pada saat low season, lanjut Fahmil, lebih banyak membeli tiket pada saat yang berdekatan dengan jadwal
keberangkatan. Karena itu, dia menyebutkan promo yang ditawarkan untuk periode yang singkat.

Tercatat ada delapan kota tujuan penerbangan Sriwijaya Air dari Balikpapan. Selain lima rute tujuan yang sedang promo tersebut, rute
lainnya yakni Banjarmasin, Berau dan Tarakan.

Source Article from http://www.solopos.com/2014/08/31/tiket-pesawat-murah-sriwijaya-air-tawarkan-tarif-promo-dari-balikpapan-531736